Pelita Dalam Samudra Jiwa

Gambar sampul untuk Pelita Dalam Samudra Jiwa

Sumber: puisi

Ilmu dan akhlak

Tamsil dua lentera yang menyinari jiwa,

Bilamana salah satu darinya Sirna,

Hidup tak ubah bayang-bayang yang kehilangan haluan.

 

Kita berlayar di samudra pengetahuan,

Angin hikmah mengembus layar,

Gelombang nilai Islam membentang belantara,

Namun kapal pesiar akan karam,

Jikalau tak ditambat pada dermaga akhlak.

 

Menggali Ilmu

Bak Ziarah panjang penuh cucuk

Berkelukur menganga, peluh menyapa, dan deras air mata

Tetapi dalam tiap tetes perih itu,

Terabadikan butir-butir asa,

Kelak bermekaran menjadi kemakbulan.

 

Prayitnalah duhai musafir ilmu

Menjadi celaka apabila kekayaan pengetahuan

Menjelma istana kesombongan

Istana itu akan runtuh dan menguburmu dalam-dalam

Ilmu yang tajam bak anak panah yang siap meluncur

Hanya akan berbalik arah menusuk pemiliknya

Jikalau akhlak tak turut hadir serta

 

Ilmu dan akhlak

Menjadi pijar terang keagungan

Menyuar kiprah pada Sang Khalik

Oleh karenanya kedur sumur ilmu nan jeluk

Namun akhlak jangan ditinggal

Sebab ia akan mewangi bagai kasturi

Menjadi penuntun hamba sejati

Meraih kasih Allahurabbi

Komentar

Memuat komentar...